Literature
Reivew Jurnal 1
|
Judul
|
Strategi
Ilustrasi Sebagai Bahasa Visual pada Kemasan Bedak Lawas : Tinjauan Semiotika
|
|
Jurnal
|
Dimensi
DKV
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.1-No2,
101
|
|
Tahun
|
Oktober
2016
|
|
Penulis
|
Novena
Ulita, Agus Budi Setyawan
|
|
Teori
|
Penelitian ini
menggunakan dua teori untuk emnganalisis kemasan bedak lawas: Teori
semiotika, sebagai pendekatan untuk menganalisis Bahasa visual pada kemasan
bedak lawas. Semiotila membantu mengidentifikasi dan menganalisis
elemen-elemen visual pada kemasan serta bagaimana elemen-elemen tersebut
menyampaikan informasi kepada konsumen.
Teori desain kemasan,
penelitian ini juga menggunakan teori desain kemasan, khusus yang berkaitan
dengan elemen visual seperti ilustrasi. Teori ini digunakan untuk
menganalisis bagaimana ilustrasi digunakan pada kemasan bedak lawas untuk
menggambarkan target pengguna dan citra produk
|
|
Metode
|
Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis strategi
ilustrasi pada kemasan bedak lawas. Data dikumpulkan melalui observasi dan
studi Pustaka. Dan menganalis data menggunakan pendekatan semiotika.
|
|
Hasil
penelitian
|
Penelitian
mengidentifikasi beberapa desain kemasan bedak lawak yang masih beredar di
pasaran. Menganalisis dan mendeskripsikan berbagai variasi ilustrasi untuk
menggambarkan target pengguna produk tersebut pada desain kemasan. Mengaitkan
ilustrasi pada kemasan dengan citra produk bedak lawas.
|
Literature
Reivew Jurnal 2
|
Judul
|
Peran
Gambar Ilustrasi Dalam Cerita Pendek: Studi Kasus Cerpen Harian Kompas Minggu
|
|
Jurnal
|
Dimensi
seni rupa desain
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.12-
No.2
|
|
Tahun
|
September
2015
|
|
Penulis
|
Ratih
Candrastuti
|
|
Teori
|
Penelitian ini
menggunakan teori Iknografi menurut Erwin Panofsky untuk menganalisis karya
ilustrasi.
Teori seni menurut
Plato, Aristoteles, Freud Niestzsche. Teori-teori seni klasik dan modern
untuk memahami makna simbolik karya ilustrasi dari dimensi psikologis dan
historis.
|
|
Metode
|
Penelitian ini
menggunakan kombinasi metode kualitatif deskriptif dan pendekatan
formalistik-ikonografis untuk menganalisis karya ilustrasi cerita pendek.
Langkah-langkah metodenya:
-
Memilih 2 karya ilustrasi cerita pendek di harian Kompas
minggu sebagai kasus studi.
-
Melakukan analisis formalistik.
-
Melakukan kajian iknografis.
-
Membandingkan hasil analisis keduanya untuk mengetahui
corak pengungkapan.
-
kesimpulan
|
|
Hasil
penelitian
|
Karya ilustrasi dapat
menguatkan atau membantah cerita yang diilustrasikan. Mengekspresikan makna
cerita melalui unsur formal seni rupa. Mewakili dua corak pengungkapan yang
berbeda.
|
Literature
Reivew Jurnal 3
|
Judul
|
Analisis
Ilustrasi Gambar Pada Buku Teks Fisika Kelas XI Yang Banyak Digunakan di SMA
Negeri Se-kabupaten Demak
|
|
Jurnal
|
Unnes
Physics Education Journal
|
|
Volume
dan halaman
|
Volume
4, Nomor 3
|
|
Tahun
|
2015
|
|
Penulis
|
Ani
Cahyati, Hartono
|
|
Teori
|
Berdasarkan penelitian
ini pentingnya peran gambar ilustrasi dalam buku ajar IPA/Fisika untuk
memperjelas konsep, memudahkan Pelajaran, dan menarik minat siswa.
|
|
Metode
|
Penelitian ini
menggunakan motode penelitian kualitatif dengan triangulasi data, melakukan waewancara
dengan guru dan siswa menggunakan kisi-kisi yang telah disusun sesuai pedoman
BSNP. Menganalisis 3buku sampel yang dipilih. Menggunakan Teknik triangulasi
data dengan membandingkan hasil wawancara, penilaian berdasarkan strander
BSNP, dan dikonfirmasi Kembali dengan sumber terkait. Menyajikan data secara
deskriptif naratif untuk memudahkan pemahaman.
|
|
Hasil
penelitian
|
-
kualiatas percerminan isi buku ketiga sampel sangat
baik dengan persentase standar BSNP masing-masing 100%, 89%, 78%, dan 97,65%
-
kualitas daya pemerjelas dan permudah pemahaman siswa untuk
ketiga buku:
Buku
A 72,27%
Buku
B 66,17%
Buku
C 81,37%
-
Kualitas daya Tarik ilustrasi gambar untuk ketiga buku:
Buku
A 94,35%
Buku
B 78,94%
Buku
C 88,35%
Secara
keseluruhan ketiga buku sudah memenuhi standar BSNP dalam hal kualitas
ilustrasi gambarnya untuk mencerminkan isi buku, memperjelas pemahaman dan
daya Tarik. Buku A lebih berkualitas dalam hal ketiga aspek yang dinilai.
|
Literature
Reivew Jurnal 4
|
Judul
|
Analisis
Semiotika Visual Pada Ilustrasi Sampul Majalah Tempo Edisi “Jerat Kedua”
|
|
Jurnal
|
Logika:
Jurnal Penelitian Universitas Kuningan.
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.
12 Nomor 02.2021.156-175
|
|
Tahun
|
2021
|
|
Penulis
|
Azhar
Natsir Ahdiyat
|
|
Teori
|
Penelitian ini
menggunakan teori semiotika Ronald Barthes meliputi:
-
Struktur tanda visual yang terdiri atas penanda dan
petanda.
-
Tingkatan pemaknaan tanda yaitu denotasi dan konotasi.
-
Denotasi adalah makna harfiah sedangkan konotasi merupakan
makna yang memiliki Sejarah budaya di belakangnya.
|
|
Metode
|
Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif interpretatif,
berusaha mendeskripsikan dan menginterpresikan data secara mendalam.
Penelitian ini jyga
menggunakan metode semiotika visual yaitu, menganalisis ilustrasi sampul
majalah dengan merujuk pada teori-teori semiotika Ronald
Barthes.langkah-langkah metodenya:
-
Mengamati unsur-unsur visual ilustrasi sampul seperti
gambar, warna, komposisi.
-
Mengidentifikasi struktur tanda yang terbentuk.
-
Menganalisis makna denotative dan konotatif.
-
Mengungkap kode-kode yang terkandung sesuai dengan lima
kode Barthes
|
|
Hasil
penelitian
|
Kesimpulannya struktur
majalah tempo edisi “ jerat kedua “ tersusun atas penanda-penanda denotative
yang berubah maknanya menjadi petanda konotatif. Kode-kode yang terungkap
dalam ilustrasi sampul majalah ialah, kode hermeneutic( membutuhkan
interpretasi lebih lanjut), kode semantic (makna komponen visual), kode
proairetik ( memberi instruksi Tindakan), kode simbolik, dan kode kultural.
|
Literature
Reivew Jurnal 5
|
Judul
|
Analisis Desain Ilustrasi Kemasan Beras
Ecoko Green Project Melalui Kajian Semiotika
|
|
Jurnal
|
DESKOVI:
Art and Design Journal
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.
3, No.2 Hal.99-103
|
|
Tahun
|
Desember
|
|
Penulis
|
Putu
Adi Natha
|
|
Teori
|
Penelitian ini
menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce yang mengkategorikan tanda
menjadi:
-
Ikon, didefinisikan pada ilustrasi gambar manusia memakai
caping, memegang tulisan “darurat agrarian”, dan tangan lainnya memegang
seikat padi
-
Indeks, didefinisikan pada ilustrasi gambar Gedung dan
jalan yang Digambar pada tubuh petani, yang menunjukan hubungan sebab akibat
antara alih fungsi lahan menjadi polusi.
-
Simbol, caping dan padi sebagai simbol pertanian. Dolar
sebagai simbol uang dan dasi ualar sebagai simbol Perusahaan yang mencekik
petani.
|
|
Metode
|
Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data
observasi, dokumen, studi literatur, dan wawancara
|
|
Hasil
penelitian
|
Hasil penelitian dengan
demikian ilustrasi kemasan beras tersebut berhasil menyampaikan pesan kritik
sosial mengenai isu-isu pertanian di bali, seperti alih fungsi lahan, petani
yang tertekan oleh harga, serta penindasan oleh pengusaha melalui penggunaan
unsur-unsur ikon, indeks, dan simbol.
|
Literature
Reivew Jurnal 6
|
Judul
|
Makhluk Mitologi Menghalau Pandemi: Kajian
Semiotika Buku Ilustrasi Minna no Amabie
|
|
Jurnal
|
Jurnal
Panggung
|
|
Volume
dan halaman
|
V32/N1,
Hal. 92-97
|
|
Tahun
|
2022
|
|
Penulis
|
Ida
Ayu Laksmita Sari
|
|
Teori
|
Penelitian ini
menggunakan teori semiotika dan teori resepsi.
Teori Semiotika:
-
Teori ini digunakan sebagai kerangka analisis untuk
simbol-simbol yang ada dalam gambar-gambar amabie.
-
Menurut teori semiotika makna tanda tergantung pada bagaimana tanda itu dimaknai
-
Masyrakat memaknai amabie sebagai penolak pandemi yang
merupakan interprestasi makna menurut konsep interpretant dalam teori
semiotika peirce.
Teori resepsi,
digunakan untuk mengkaji bagaimana resepsi verbal dan visual pembaca buku
Minna no Amabie
|
|
Metode
|
Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif yang digunakan untuk
menjelaskan secra sistematis ciri-ciri ilustrasi amabie berdasarkan data
visual, untuk kemudian mengungkap makna dan resepsi yang terkandung di
dalamnya secara kualitatif dan deskriptif
|
|
Hasil
penelitian
|
berdasarkan
analisis yang telah dilakukan, penelitian ini mengungkapkan representasi dan
makna amabie dalam buku ilustrasi tersebut berdasarkan analisis semiotic dan
reseptif.
|
Literature
Reivew Jurnal 7
|
Judul
|
Pengaruh
Konteks Pada Ilustrasi Buku Pendidikan Karakter terhadap Perilaku Disliplin
Anak Usia Dini
|
|
Jurnal
|
Scholaria:
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.8
No.1, Halaman 41-50
|
|
Tahun
|
2018
|
|
Penulis
|
Lalita
Gilang, Riama Maslan Sihombing, Nedina Sari
|
|
Teori
|
Penelitian ini
menggunakan teori Pendidikan karakter menurut Hurlock (1999) terori ini
menjelaskan bahwa perilaku disiplin pada anak berbeda-beda tergantung latar
sosial anak. Teori Pendidikan karakter menurut Lapointe dan Markham (2014)
teori ini tidak dijelaskan secara spesifik dalam dokumen. Teori Pendidikan karakter
menurut Cloud (2012) namun tidak dijelaskan secra rinci teori ini. Teori
tentang konteks pada ilustrasi buku anak menurut Waites dan Daniel (2014)
menguraikan indicator kesesuaian konteks antara lain menggambarkan adegan
penting dalam cerita. Teori tentang konteks pada ilustrasi pada ilustrasi
buku anak menurut Walker (2015) sajian gambar dan penjelasan yang erat
hubungannya dengan kehidupan anak. Teori tentang konteks pada ilustrasi buku
anak menurut Tuckman (1987) untuk menganalisis buku di tahap praeksperimen.
|
|
Metode
|
Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatiof eksperimental dengan menggunakan instrunen
dan observasi untuk mengumpulkan data, kemudia dilakukan uji normalitas,
homogenitas, dan one-way anova untuk menganalisis data
|
|
Hasil
penelitian
|
Hasil
penelitian ditemukan pengaruh yang signifikan antara kesesuaian konteks dan
ilustrasi terhadap perilaku disiplin anak. Buku aktivitas komparasi
memberikan pengaruh paling kuat disbanding buku cerita dan buku aktivitas.
|
Literature
Reivew Jurnal 8
|
Judul
|
Analisis Makna Bahasa dan Seni Rupa dalam
Gambar Ilustrasi Cerita
|
|
Jurnal
|
Diskursus:
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.
4, No. 1, Hal. 78-86
|
|
Tahun
|
2021
|
|
Penulis
|
Susiloningtyas
Universitas Indraprasta PGRI
|
|
Teori
|
Teori yang digunakan
mendasarkan pada pengertian Bahasa menurut Kridalaksana (1993) dan Chaer
2014) serta pengertian seni rupa menurut sulastianto (2006) dan Nursantara
(2007). Terou yang diguankan dalam penelitian ini untuk menganalisis makna
Bahasa dan seni rupa dalam gambar ilustrasi cerita.
|
|
Metode
|
Penelitian ini
dideskripsikan dengan penelitian kualitatif untuk mendapatkan hasil analisis
yang berfokus pada visualisasi gambar ilustrasi, penataan artistic, makna
simbolik atau pesan, dan tema yang ada pada gambar ilustrasi cerita
|
|
Hasil
penelitian
|
Dapat disimpulkan bahwa
terdapat makna Bahasa dan seni rupa dalam gambar ilustrasi cerita berdasarkan
unsur-unsur yang ditemukan dalam gambar ilustrasi. Ditemukan pula aspek
edukatif berupa Pendidikan karakter dalam narasi cerita.
|
Literature
Reivew Jurnal 9
|
Judul
|
Perancangan Poster dengan Elemen Gambar
Ilustrasi tentang Gadget Dalam Kehidupan Masyarakat
|
|
Jurnal
|
Eduarts:
Journal of Arts Education
|
|
Volume
dan halaman
|
10
|
|
Tahun
|
2021
|
|
Penulis
|
Ani
Friska Nur wahyuningrum, Gunadi
|
|
Teori
|
Terori yang digunakan
penulis untuk menganalisis ialah teori ilustrasi menurut Rohidi (1984)
ilustrasi dapat menjelaskan makna dari sebuah tulisan sehingga membantu
pembaca memahami makna. Menurut Kusrianto (2007) seni gambar yang digunakan
untuk memberi penjelasan atas sesuatu maksud atau tujuan secara visual.
Menurut Syakir (1997) dalam perkembangannya berguna sebagai sarana pendukung
cerita. Teori poster menurut Haryanto (2014) poster sangatlah penting untuk
media penyampaian pesan agar Masyarakat tertarik. Teori poster menurut Gunadi
(2014) melalui visualisasi gambar selain sebagai hiasan juga dapat memberi
informasi kepada masyarakat.
|
|
Metode
|
Metode yang digunakan
pada penulis dalam membuat karya ilustrasi bentuk poster ini menggunakan
metode digital painting. Proses pembuatannya melalui tahapan produksi,
produksi, dan pasca produksi.
|
|
Hasil
penelitian
|
Hasil penelitian
penulis ialah dua belas karya poster berupa ilustrasi gambar yang bertujuan
memberikan informasi tentang manfaat dan dampak penggunaan gadget bagi
Masyarakat.
|
Literature
Reivew Jurnal 10
|
Judul
|
Pemaknaan Foto Ilustrasi Berita Online
(Analisis Semiotika Pada Berita Demo Bem SI Tanggal 11 April 2022 di
tempo.com)
|
|
Jurnal
|
P-ISSN
..... E-ISSN: 2964-1764
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol
1, No 1
|
|
Tahun
|
November
2022
|
|
Penulis
|
Wahyu
Wary Pintoko
|
|
Teori
|
Penelitian ini penulis
menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce:
- ikon, foto mahasiswa
yang memakai jas almamater. Jas almamater tersebut dapat diartikan sebagai
tanda ikonik karena memiliki kesamaan struktur dengan objek yang ditandai
yaitu mahasiswa.
- indeks, foto polisi yang mengenakan seragam
anti hura-hara. Diartikan sebagai tanda indeks karena ada hubungan kausal
dengan kemungkinan terjadinya kerusuhan.
- simbol, tulisan
spanduk yang menjadi tuntutan demo
|
|
Metode
|
Penelitian ini penulis
menggunakan metode analisis kualitatif, indentifikasi ikon, indeks, simbol,
dan pemaknaan
|
|
Hasil
penelitian
|
hasil penelitian
terdapat 5 pesan yang dikontruksikan yaitu makna perlawanan, kemarahan,
ajakan, serta pesimisme dan apatisme Masyarakat. Tempo.com mengajak
pemerintah untuk menumbuhkan iklim demokrasi yang lebih baik.
|
Literature
Reivew Jurnal 11
|
Judul
|
Penerapan
Ilustrasi Kartun pada Perancangan Komunikasi Visual Album Friends Band
Ratshit
|
|
Jurnal
|
Jurnal
Barik
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.2,
No.1, Hal. 177-187
|
|
Tahun
|
2021
|
|
Penulis
|
Muhammad
Rizki Aji, Tri Cahyo Kusumandyoko
|
|
Teori
|
Penelitian ini penulis
menggunakan beberapa teori yang relevan dengan penelitian ini:
-
Teori desain sampul album dan peranannya sebagai media
promosi dan komunikasi.
-
Teori ilustrasi kartun dan penerapannya pada desain
komunikasi visual.
|
|
Metode
|
Berdasarkan penelitian
penulis metode yang digunakan pada penelitian ini:
-
Pengumpulan data
-
Wawancara sebagai metode pengumpulan data primer kepada
personil band Ratshit.
-
Studi literatur dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan
data skunder.
-
Analisis SWOT
-
Metode desain thinking dalam proses perancangan.
|
|
Hasil
penelitian
|
Hasil penelitian ini
berupa rancangan ilustrasi kartun untuk sampul album Friends milik Ratshit
yang diterapkan pada berbagai media seperti sampul album, kaos, poster untuk
promosi album tersebut.
|
Literature
Reivew Jurnal 12
|
Judul
|
Karakter
Visual dan Gaya Ilustrasi Naskah Lama di Jawa Periode 1800-1920
|
|
Jurnal
|
ITB
J. Vis. Art & Des
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.2,
No. 1, Hal. 54-71
|
|
Tahun
|
2008
|
|
Penulis
|
Nuning
Damayanti Adisasmito
|
|
Teori
|
Penelitian ini penulis
menggunakan teori kebudayaan Koentjaraningrat dalam meneliti karakter visual
dan gaya ilustrasi pada naskah lama jawa periode 1800-1920. (ide, activitas,
praktek)
|
|
Metode
|
Penelitian ini penulis
menggunakan metode studi Pustaka dan dokumentasi terhadap naskah-naskah lama
periode 1800-1920.
|
|
Hasil
penelitian
|
hasil penelitian menunjukan
adanya 3 karakter utama gaya ilustrasi pada naskah tersebut, yaitu gaya
stilasi wayang kulit, gaya gabungan stilasi wayang beber dan kulit, serta
gaya naturalis-stilasi-realis dengan perspektif terbatas.
|
Literature
Reivew Jurnal 13
|
Judul
|
Efektivitas
Model Inkuiri Berbantuan Gambar Ilustrasi Terhadap Kemampuan Mendeskripsikan
Gaya Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
|
|
Jurnal
|
Ed-Humanistics
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.
08, No. 01, Halaman 974-978
|
|
Tahun
|
2023
|
|
Penulis
|
Leny
Suryaning Astutik, Anggsrs Dwinata, dan Syaipul Pahru
|
|
Teori
|
Beberapa teori yang
relevan mengenai model pembelajaran inkuiri dan manfaat media gambar ilustrasi
yang dicantumkan. Model pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk mampu menyadari
apa yang telah didapatkan selama belajar sehingga mampu berfikir dan terlibat
dalam kegiatan intelektual. Menekankan pada proses berpikir secara kritis dan
analisis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah. Dengan
menerapkan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran IPA, maka akan
memudahkan siswa menangkap sebuah materi karena dapat membantu mengaktifkan
siswa.
|
|
Metode
|
penulis mengunakan
penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-post test
terhadap 25 siswa kelas IV SD Negeri Waung 01. Model pembelajaran inkuiri
yang didukung oleh media gambar ilustrasi, sedangkan variable terkaitnya adalah
kemampuan siswa dalam mendeskripsikan materi tentang jenis-jenis gaya dan
manfaatnya. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas,
dan uji hipotesis menggunakan uji-t
|
|
Hasil
penelitian
|
hasil penelitian terdapat
perbedaan signifikan antara hasil pre test dan post test, menunjukan
efektivitas model inkuiri berbantuan media gambar ilustrasi dalam
meningkatkan kemampuan mendeskripsikan gaya siswa.
|
Literature
Reivew Jurnal 14
|
Judul
|
Kajian
Konsep, Estetik dan Makna pada Ilustrasi Rangda Karya Monez
|
|
Jurnal
|
Prabangkara
Jurnal Seni Rupa dan Desain
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.
21, No.2, Halaman. 68-79
|
|
Tahun
|
2017
|
|
Penulis
|
Gede
Bayu Putra, Nyoman Artayasa, Wayan Swandi
|
|
Teori
|
penulis menggunakan
teori estetika postmodern untuk
menganalisis nilai estetika yang terdapat pada ilustrasi rangka karya monez. Teori
estetika postmodern meliputi pandangan bahwa hal yang jelek kini dianggap
mempunyai nilai estetis karena dapat membangkitkan emosi tertentu. Dan penulis
juga menggunakan teori semiotika, untuk menganalisis makna yang terkandung
pada ilustrasi rangda karya mones. Teori semiotika membantu memahami makna
ekonomi, makna budaya, dan makna ekspresi yang dihasilkan dari ilustrasi
tersebut.
|
|
Metode
|
Penelitian ini penulis
menggunakan metode:
-
Penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk
menggambarkan dan menginterpretasikan objek penelitian sesuai dengan keadaan
yang sebenarnya.
-
Data primer diperoleh melalui studi lapangan dan wawancara mendalam
dengan informan kunci monez sebagai illustrator karya yang dianalisis.
-
Pengumpulan data primer dan skunder.
-
Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan dua
teori
|
|
Hasil
penelitian
|
Ilustrasi ragda karya
monez menerapkan konsep imajinatif dalam penciptaannya. Konsep imajinatif
diwujudkan melalui penggayaan berlebih pada visualisasi bentuk ilustrasinya. Makna
yang muncul antara lain makna ekonomi, makna budaya, dan makna ekspresi.
|
Literature
Reivew Jurnal 15
|
Judul
|
Kajian
Semiotika Ilustrasi Digital Karya Agung Budi Santoso (Pendekatan Semiotika
Ronald Barthes
|
|
Jurnal
|
MAVIS:
Jurnal Desain Komunikasi Visual
|
|
Volume
dan halaman
|
Vo.
4, No.2, Halaman 47-55
|
|
Tahun
|
2022
|
|
Penulis
|
Alfa
Risi, Zulkifli
|
|
Teori
|
Teori ini digunakan
sebagai landasan analisis dalam penelitian ini ialah teori semiotika Ronald
Barthes. Semiotika merupakan kajian ilmu tanda yang dipelajari makna yang
tersirat dalam berbagai objek, termasuk karya seni. Menrut Barthes, terdapat
tiga tingkatan makna dalam sebuah tanda, yaitu denotasi, konotasi, dan
ideologi. Denotasi itu makna pertama yang bersifat harfiah. Konotasi melambangkan
makna kultural dan subjektif. Sedangkan ideologi mengacu pada makna terdalam
yang merepresentasikan sudut pandang sosial, politik, dan budaya. Oleh karena
itu, teori semiotika Ronald Barthes dijadikan landasan utama untuk
menganalisis karya ilustrasi digital Agung Budi Santoso.
|
|
Metode
|
Dalam penelitian ini
penulis menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif karena sifat
penelitiannya yang ingin menggambarkan atau mendeskripsikan objek penelitian
secara mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data secara alami dari
objeknyanya. Sumber data berasal dari 15 sampel karya ilustrasi digital Agung
Budi Santoso yang dipilih secara purposive dari total 141 populasi karya. Instrumen
penitian berupa lembar wawancara via google form, laporan catatan, dan table identifikasi
objek penelitian untuk mendeteksi tanda denotasi, konotasi, dan ideologi. Analisis
data menggunakan model interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan
penarikan Kesimpulan.
|
|
Hasil
penelitian
|
Penelitian ini berhasil
mengungkap makna-makna yang tersirat dalam ilustrasi digital karya Agung Budi
Santoso melalui aplikasi teori semiotika Roland Barthes. Analisis terhadap 15
sampel karya menunjukkan adanya relasi tanda denotasi, konotasi, dan ideologi
di dalam ilustrasi-ilustrasinya. Misalnya objek tangan yang diangkat memiliki
denotasi metafora pemujaan dan konotasi keagungan spiritual. Selain itu,
penggunaan pendekatan surealis seringkali menimbulkan interpretasi
multi-tafsir akibat ketidakjelasan objek sureal yang disajikan. Faktor lain
yang mempengaruhi makna ini adalah referensi budaya populer dan segmen musik
yang diilustrasikan. Hasil penelitian juga mengungkap representasi ideologis
yang merepresentasikan sudut pandang sosial, politik dan budaya sesuai dengan
konsep awal penciptaan ilustrasi tersebut. Secara keseluruhan, analisis
semiotika Barthes ini berhasil mengungkap hubungan antara tanda-tanda dan
interpretasi makna, baik secara harfiah, konotatif maupun ideologis, dalam
karya ilustrasi digitan karya Agung Budi Santoso.
|
Literature
Reivew Jurnal 16
|
Judul
|
Estetika
Karya Seni ilustrasi Doodle Art Kota Makasar
|
|
Jurnal
|
Harmoni
|
|
Volume
dan halaman
|
VOL13
(2), 154-174
|
|
Tahun
|
2023
|
|
Penulis
|
Meisar
Ashari, Nurwahidah
|
|
Teori
|
Teori yang digunakan pada
penelitian ini adalah teori estetika Monroe Breadsley. Teori ini menekankan
pada unsur kesatuan, kerumitan, dan kesungguhan dalam sebuah karya seni.
Menurut teori ini, karya seni yang baik harus memiliki kesatuan bentuk. Karya
seni juga tidak boleh terlalu sederhana, tetapi harus kompleks dan rumit.
Selain itu, karya seni perlu memiliki kesungguhan dan intensitas yang kuat.
Dengan teori ini, peneliti dapat menganalisis unsur-unsur estetika yang ada
pada karya seni ilustrasi Doodle Art yang diteliti.
|
|
Metode
|
Jurnal ini menggunakan metode
penelitian kualitatif interpretatif. Peneliti mengumpulkan data secara
kualitatif. Data diperoleh dari dokumentasi, wawancara, dan observasi.
Peneliti mendokumentasikan karya seni ilustrasi Doodle Art. Peneliti juga
mewawancarai anggota komunitas Doodle Art. Peneliti melakukan observasi
langsung terhadap proses kreatif pembuatan karya. Metode ini digunakan
peneliti untuk mengetahui secara mendalam tentang estetika karya seni
ilustrasi Doodle Art yang diteliti.
|
|
Hasil
penelitian
|
Penelitian ini
menunjukan bahwa proses kreatif berkarya seni ilustrasi Doodle Art pada komunitass
Makassar DoodleArt dilakukan secara individu melalui beberapa tahapan seperti
konsep, proses pembuatan, dan evaluasi. Karya Doodle Art memiliki nilai
estetika berdasarkan unsur kesatuan, kerumitan, dan kesungguhan sesuai teori
Monroe Breadsley.
|
Literature
Reivew Jurnal 17
|
Judul
|
Analisis
Ilustrasi dan Elemen Pendukungannya Pada Buku “yuk Berhijab” Karya Felix
Siauw
|
|
Jurnal
|
Jurnal
Dasarupa
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.
4, No.1, halaman 29-34
|
|
Tahun
|
2022
|
|
Penulis
|
Diean
Arjuna D dan Yunita Anggraini Sulaiman
|
|
Teori
|
Teori
yang digunakan pada jurnal ini ada beberapa. Jurnal ini menggunakan teori
ilustrasi dari Habershon. Teori ini berhubungan dengan kriteria ilustrasi
yang baik. Jurnal ini juga menggunakan teori prinsip desain komik dari M. S.
Gumelar dan Surianto Rustan. Teori ini berkaitan dengan elemen desain seperti
gambar, ruang, teks dan tata letak. Teori layout dari Hendi Hendratman juga
digunakan. Teori ini terkait dengan jenis tata letak seperti multi panel
layout.
|
|
Metode
|
Metode yang digunakan pada jurnal ini adalah metode kualitatif.
Peneliti menggunakan metode kualitatif ini karena metode ini bisa digunakan
untuk mengetahui hal-hal seperti elemen visual dalam buku. Teknik yang
dipakai meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Peneliti melakukan
observasi secara langsung untuk mengamati unsur-unsur visual dalam buku.
Selain itu peneliti juga mengumpulkan dokumentasi seperti foto halaman dalam
buku. Wawancara dilakukan dengan menanyai ilustrator terkait. Metode kualitatif
digunakan agar dapat menjelaskan kualitas dan keistimewaan pengaruh yang
terkandung dalam buku tersebut.
|
|
Hasil
penelitian
|
Hasil penelitian
menunjukan bahwa ilustrasi dan elemen pendukung ilustrasi pada buku “Yuk Berhijab”
antara lain pelaksanaan ilustrasi yang menarik perhatian, penggunaan elemen
desain seperti image, space, teks, layout, dan warna yang mendukung ilustrasi,
serta adanya dua karakter utama yaitu uadz Felix dan Benefiko beserta
perkembangan ekspresi dan karakternya.
|
Literature
Reivew Jurnal 18
|
Judul
|
Analisis
Karya Ilustrasi Vektor Sulfadli
|
|
Jurnal
|
Skripsi
program studi Pendidikan seni rupa, fakultas seno dan desain, Universitas Makassar
|
|
Volume
dan halaman
|
-
|
|
Tahun
|
2019
|
|
Penulis
|
Sulham.M,
Dr. Tangsi,M.Sn. Irfan Arifin,SPd, M.Pd
|
|
Teori
|
Jurnal ini menggunakan beberapa teori dalam analisis karya
ilustrasi vektor Sulfadli. Teori warna digunakan untuk menganalisis warna apa
saja yang sering digunakan Sulfadli dalam karya ilustrasinya. Teori komposisi
digunakan untuk menganalisis unsur-unsur desain yang digunakan dalam
komposisi karya ilustrasi Sulfadli. Teori seni ilustrasi juga diaplikasikan
untuk memahami konsep ilustrasi vektor yang diterapkan oleh Sulfadli. Dengan
berbagai teori ini, penelitian dapat menganalisis karya ilustrasi vektor Sulfadli
secara menyeluruh.
|
|
Metode
|
Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah
penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data,
di antaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Melalui observasi,
peneliti dapat melihat langsung karya ilustrasi vektor Sulfadli. Peneliti
juga melakukan wawancara dengan Sulfadli untuk memperoleh informasi tambahan
mengenai karya-karyanya. Selain itu, peneliti mengumpulkan berbagai dokumen
terkait seperti contoh karya ilustrasi vektor Sulfadli. Dengan penggunaan beberapa
teknik tersebut, diharapkan data yang didapat peneliti akan lebih
komprehensif sehingga dapat menjawab rumusan masalah penelitian.
|
|
Hasil
penelitian
|
Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah
karakteristik karya ilustrasi vektor Sulfadli dilihat dari tema, warna,
teknik, dan konsep yang digunakan. Tema yang paling sering diangkat Sulfadli
adalah ilustrasi vektor karikatur. Warna-warna yang kerap digunakan antara
lain #492C19, #1A110B, dan #000000. Teknik yang diterapkan Sulfadli adalah
vektor graphic dengan teknik yang dikembangkannya sendiri. Sedangkan untuk
konsep, Sulfadli selalu mengambilnya dari pemesan ilustrasi vektor. Dengan
demikian, penelitian ini berhasil mengungkap karakteristik karya ilustrasi
vektor yang diciptakan oleh Sulfadli berdasarkan hasil observasi, wawancara,
dan dokumentasi yang dilakukan.
|
Literature
Reivew Jurnal 19
|
Judul
|
Analisis
Semiotika Elemen Visual Pada Ilustrasi Buku “ Cicada” Karya Shaun Tan
|
|
Jurnal
|
Jurnal
desain Komunikasi Visual dan Media Baru
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.
4 No.2
|
|
Tahun
|
2022
|
|
Penulis
|
Evelyn
Hartono; Arwin Purnama Jati
|
|
Teori
|
Teori yang digunakan pada jurnal ini adalah teori semiotika
Roland Barthes. Teori semiotika Barthes menjelaskan tentang bagaimana manusia
dapat memahami objek sekitarnya sebagai tanda. Tanda tidak hanya berhubungan
dengan bahasa, tetapi dipengaruhi juga oleh budaya dan sosial. Barthes
menjelaskan bahwa tanda-tanda dapat memberikan informasi tetapi juga
membentuk sistem struktur tanda. Signifikansi tidak hanya terkait dengan
makna bahasa saja, namun dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya. Teori ini
digunakan untuk menganalisis makna tanda yang terkandung dalam elemen visual
ilustrasi buku "Cicada".
|
|
Metode
|
Jurnal ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif analisis. Pendekatan deskriptif analisis bertujuan untuk
mengungkapkan pesan dalam ilustrasi buku tersebut lewat pemilihan elemen
visualnya dalam menyampaikan kondisi lingkungan di tempat kerja. Metode ini
akan menganalisis ilustrasi dalam buku "Cicada". Data dikumpulkan
dengan observasi buku dan literatur sebagai pendukung. Strategi pengumpulan
datanya adalah observasi langsung terhadap buku digital "Cicada"
untuk mengetahui pesan yang disampaikan lewat ilustrasinya.
|
|
Hasil
penelitian
|
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa buku "Cicada"
karya Shaun Tan sarat dengan unsur semiotika. Buku ini mengungkapkan bahwa
serangga tonggeret mewakili suatu ras Asia yang mengalami kesulitan dalam
bekerja di luar negeri. Selain itu, lewat ilustrasinya buku ini juga
menyampaikan adanya ketimpangan kekuasaan antara atasan dan rekan kerja
terhadap pekerja-pekerja yang tertindas. Bentuk ketindasan yang digambarkan
antara lain pengabaian, overworking atau lembur berlebihan, bahkan sejenis
perbudakan. Buku ini juga menyoroti persamaan nasib sulitnya pekerja dan
kesulitan ekonomi yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku
"Cicada" berhasil menjelaskan situasi dan kondisi di dunia kerja
serta mampu membangun emosi pembaca menjadi lebih kritis terhadap sistem
kerja.
|
Literature
Reivew Jurnal 20
|
Judul
|
Analisi
Ilustrasi Barong Pada Media Promosi Java Jazz 2015
|
|
Jurnal
|
Dimensi
DKV
|
|
Volume
dan halaman
|
Vol.2-No.1
|
|
Tahun
|
April
2017
|
|
Penulis
|
Teuku
Giara Syah, Elda Franzia
|
|
Teori
|
Dalam artikel ini digunakan dua konsep utama: konsep komunikasi
visual dan konsep komunikasi. Teori komunikasi terapan digunakan untuk
memahami bagaimana desain Barong secara visual dapat menyampaikan pesan
kepada pemirsanya. Sedangkan teori komunikasi visual
digunakan untuk menyelidiki bagaimana elemen visual seperti warna, tekstur,
dan komposisi dapat mempengaruhi khalayak. Kedua teori ini membantu peneliti
menganalisis makna dan tujuan Barong . Dengan menggunakan kedua teori tersebut,
peneliti dapat memahami bagaimana Barong merancang media komunikasi dan
bagaimana ia secara efektif menyampaikan pesan kepada khalayak.
|
|
Metode
|
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif dalam menafsirkan literatur. Peneliti mencari buku atau ceramah yang
relevan untuk mencari informasi dan data. Kemudian peneliti menganalisis citra
objek penelitian Barong dalam iklan media Java Jazz Festival 2015 dengan
menggunakan metode analisis faktor. Metode ini digunakan untuk menganalisis
elemen visual dan teknik seperti garis, bentuk, warna dan tekstur yang
digunakan dalam lukisan. Metode ini memungkinkan peneliti untuk
mengetahui makna dan tujuan komunikasi visual dari gambar Barong yang
digunakan.
|
|
Hasil
penelitian
|
Berdasarkan hasil analisis dapat dipastikan bahwa alat dan
teknik pewarnaan modern digunakan pada visual Barong yang digunakan dalam
media periklanan Java Jazz Festival 2015. Warna-warna pada lukisan Barong
seringkali cerah dan awet muda sehingga tetap kekinian. Perbandingan ini juga didukung oleh cara
mendesain bulu merak menggunakan teknik dan warna. Misalnya desain Barong pada media
periklanan didesain secara modern untuk menarik perhatian pengunjung
khususnya generasi muda.
|