Sabtu, 27 April 2024

Analisis Seometika Dalam Album dan Video Klip Lagu Aespa - Savage

 

Analisis Seometika Dalam Album dan Video Klip Lagu Aespa - Savage

Muti’ah Fira Azzahra 202246500318

Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Bahasa dan Seni,

Universitas Indraprasta PGRI

Abstrak

Video klip adalah sebuah produksi visual yang biasanya disertai dengan music atau lagu tertentu, berbentuk film pendek atau video. Dalam konteks moden. Yang digunakan untuk mempromosikan suatu lagu. Savage adalah mini album dari girl grup korea Selatan yaitu Aespa. Album mini ini terdiri dari enam lagu termasuk single utama yang Bernama “Savage”, dan telah dirilis oleh SM Entertainment pada tanggal 5 Oktober 2021. Mini album ini terdiri dari tiga versi, yaitu versi P.O.S (Part Of Soul), versi Hallucination Quest, dan versi SYNK DIVE.

PENDAHULUAN
       Korea Selatan merupakan negara maju dengan industry kreatif sebagai salah satu penyumbang besar pendapatan negara. Mulai dari K-pop, Drama hingga film. Aespa (에스파) merupakan girl grup asal korea Selatan yang dibentuk oleh SM entertainment. Disebut sebagai ‘si bungsu’ dalam SM entertainment, Aespa memulai debutnya pada tanggal 17 November 2020 dan terdiri dari empat anggota yaitu, Karina, Winter, Giselle, Ningning. Nama grup Aespa diketahui kepanjangan dari kata Avatar X Experience dan Aspect, yang artinya adalah pertemuan dengan dunia baru sebagai avatar dengan dirimu yang lain. Aespa memulai debutnya dengan single digital yang berjudul ‘Black Mamba’. Lagu yang memiliki konsep dunia nyata dan virtual yang berhasil memecahkan rekor penayangan hari pertama tertinggi dari video musik debut dengan pencapaian 21,4 juta penonton selama 24 jam. Bahkan dibulan juli 2021 Aespa termasuk ke dalam 10 besar jajaran grup besar peringkat girl group K-pop. Setahun setelah debutnya Aespa Kembali merilis lagu yang berjudul ‘Next Level’. Aespa juga memiliki mini album yang berjudul ‘Savage yang berhasil mencetak rekor dan berada di posisi ke 20 dalam daftar album ‘Billboard 200’.

       Savage adalah mini album dari girl grup korea Selatan yaitu Aespa. Album mini ini terdiri dari enam lagu termasuk single utama yang Bernama “Savage”, dan telah dirilis oleh SM Entertainment pada tanggal 5 Oktober 2021. Mini album ini terdiri dari tiga versi, yaitu versi P.O.S (Part Of Soul), versi Hallucination Quest, dan versi SYNK DIVE. Mini album “Savage” tersebut memiliki perbedaan setiap versinya. Versi Hallucination Questadalah album dengan konsep photobook. Sedangkan SYNK DIVE dengan konsep album yang berbentuk digipak. Yaitu kemasan CD (Compact Disk) yang dibuat dari bahan kertas tebal. Dibandingkan dengan dua versi lainnya versi SYNK DIVE dengan konsep digipak memiliki desain album yang unik. Jika dilihat dengan sekilas akan terlihat seperti hanya sebuah unsur visual berbentuk tiga dimensi, namun jika diperhatikan dengan seksama, unsur visual tersebut bertuliskan “SAVAGE”.

Analisis Semiotika

       Analisis semiotika pada album dan video klip lagu Aespa – Savage. Membahas teori-teori yang terdapat pada MV dan selanjutnya mencari makna denotasi, konotasi serta mitos sesuai dengan semiotika berbentuk tabel dengan penjelasan deskriptif berupa paragraf. Penulis mengambil beberapa potongan video klip yang diaggap ikonik.


denotasi

konotasi

Mitos

Terdapat mahkota yang jika diperhatiakan bertuliskan savage, dibwahnya terdapat air dan black mamba yaitu berupa seekor ular.

Desain yang mewakili konsep dan lirik lagu dengan visual.

Futurism, Ancaman.

  


 

     Savage adalah mini album dari girl grup korea Selatan yaitu Aespa. Album mini ini terdiri dari enam lagu termasuk single utama yang Bernama “Savage”, dan telah dirilis oleh SM Entertainment pada tanggal 5 Oktober 2021. Mini album ini terdiri dari tiga versi, yaitu versi P.O.S (Part Of Soul), versi Hallucination Quest, dan versi SYNK DIVE.



Denotasi

Konotasi

Mitos

Wilayah yang menyeramkan disana terdapat member Aespa yang Bernama karina, berdiri diantara bebatuan.

dunia maya yang futuristik dan misterius yang dijelajahi oleh anggota aespa.

Wilayah yang dihuni oleh Black Mamba dalam MV "Savage" dapat dianggap sebagai metafora dari dunia maya yang kompleks dan penuh dengan bahaya yang mungkin dihadapi oleh individu di era digital ini.

 

       








wilayah yang dihuni oleh "Black Mamba" adalah dunia maya yang futuristik dan misterius yang dijelajahi oleh anggota aespa. Wilayah yang dihuni oleh Black mamba dalam MV “SAVAGE” dapat dianggap sebagai metafora dari dunia maya yang kompleks dan penuh dengan bahaya yang mungkin akan dihadapi oleh individu di era digital ini.




Denotasi

Konotasi

Mitos

Terdapat Black Mamba yang sangat besar, dan member Ningning

Black Mamba digambarkan sebagai makhluk yang menyeramkan dan memiliki kekuatan yang sangat kuat.

Tujuan utama dari Black Mamba adalah untuk menciptakan kekacauan dan menghadirkan ancaman bagi anggota aespa serta dunia maya yang mereka tempati.





      Dalam MV “SAVAGE” Black Mamba digambarkan sebagai makhluk yang menyeramkan dan memiliki kekuatan yang kuat. Black Mamba di visualisasikan sebagai ular yang sangat besar. Tujuan utama dari Black Mamba adalah untuk menciptakan kekacauan dan menghadirkan ancaman bagi anggota Aespa serta dunia maya yang mereka tempati. Secara keseluruhan Black Mamba dalam video klip memiliki tujuan untuk menjadi ancaman yang menguji keberanian dan ketahanan anggota Aespa, serta memperkuat tema keseluruhan dari konflik antara kebaikan dan kejahatan.



Denotasi

Konotasi

Mitos

Ring yang terdapat dibelakang para member .

Itu adalah portal yang menghubungkan dunia real life dan dunia Black Mamba.

Portal yang membawa para member masuk ke tempat Black Mamba.

     Ring penghubung dunia Black Mamba ini, mereka masuk menggunakan SYNK Dive artinya mereka mengendalikan tubuh avatar karena tubuh mereka yang asli tidak bisa masuk ke dunia virtual.



Denotasi

Konotasi

Mitos

Sebuah mata dan anggota Aespa.

Matanya Black Mamba.

Mata Black Mamba yang mengawasi mereka saat member masih terkena ilusi Black Mamba mereka sendiri.

       Dalam video klip “Savage” dari Aespa terdapat mata Black Mamba yang digambarkan sebagai simbol yang menakutkan dan mengancam. Mata tersebut sering sekali muncul dalam berbagai adegan, penampilan mata Black Mamba itu menciptakan atmosfer yang gelap dan misterius, menambahkan ketegangan dan dramatisasi dalam cerita yang disampaikan.



Denotasi

Konotasi

Mitos

Terdapat kotak kaca di MV ‘SAVAGE’.

Itu adalah kotak yang menggambarkan jiwa seseorang.

Kotak kaca itu adalah jiwa para anggota yang terjebak

      Dalam video klip di MV “SAVAGE” jiwa mereka yang terjebak didalam ilusi kaca Black Mamba. Dan ditengah lagu kotak kaca itu pecah yang menggambarkan jiwa-jiwa member Aespa yang telah bebas.



Denotasi

Konotasi

Mitos

Member Aespa dan Naevis.

Naevis karakter virtual ciptaan SM Entertainment.

Karakter virtual yang membantu meber Aespa untuk mengalahkan Black mamba karena Aespa yang asli tdiak bisa masuk kedalam dunia virtual.

 

       Naevis adalah karakter virtual yang diciptakan untuk memperluas konsep Aespa. Dia merupakan avatar digital yang mewakili anggota Aespa, khususnya winter. Naevis hidup di dunia maya dan berfungsi sebagai alter ego dari winter. Naevis berpenampilan yang serupa dengan winter dan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan dunia maya serta dengan anggota Aespa yang lainnya.




https://twitter.com/thatshotg/status/1542163448750084096?s=19

kekuatan yang dimiliki para member:

Karina : Rocket Pucher dan semacam kekai atau dinding pelindung yang berupa jarring.

Giselle : Got Senoglossy dan pengendali Cahaya.

Winter : Armameter dan es atau membekukan

Ningning : E.Dd Hacker dan Gravitasi atau Telekinesis

       Dalam video klip Aespa “Savage” Setelah jiwa mereka bebas dan sudah tidak bisa terpengaruh pada ilusi Black Mamba. Bettle besar antara member Aespa dan Black Mamba setelah mereka bertemu di MV Next Level. Member yang dihasut oleh Black Mamba, tetapi winter mengatakan dengan lantang di depan muka Black Mamba “OH MY GOSH DON’T YOU KNOW I’M A SAVAGE” mereka menunjukan ke Black Mamba bahwa mereka adalah hiro yang siap untuk bertempur. Lalu neavis dating untuk emnolong para anggota, naevis hidup di dunia maya dan berfungsi sebagai alter ego dari winter. Naevis berpenampilan yang serupa dengan winter dan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan dunia maya serta dengan anggota Aespa yang lainnya. dan mampu mengalahkan Black Mamba.

REFERENSI

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Aespa_(grup_musik)

https://www.blibli.com/friends/blog/biodata-member-aespa-00/

https://web.archive.org/web/20210927160643/https://n.news.naver.com/entertain/article/112/0003476549

https://web.archive.org/web/20210928030738/https://entertain.naver.com/read?oid=144&aid=0000764016

https://conference.untag-sby.ac.id/index.php/semakom/article/view/1582/705

https://twitter.com/thatshotg/status/1542163448750084096?s=19

https://eprints.upj.ac.id/id/eprint/6341/9/BAB%20II.pdf

View of ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PADA POSTER FILM PARASITE VERSI NEGARA INGGRIS (unesa.ac.id)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Analisis Semiotika MV 'Armageddon' aespa: Pendekatan Roland Barthes

  Abstrak        Penelitian ini menganalisis video musik lagu "Armageddon" oleh grup K-Pop Aespa dengan menggunakan teori semiotik...